Jika Anda pengusaha, pemilik merek atau manajer merek, maka ketika akan beriklan di media Internet yang teringat adalah portal-portal seperti Detikcom, Kompas Cyber Media, atau Friendster. Tiga media online itu saya rasa sekarang masih menjadi 3 pilihan utama beriklan. Beberapa media khusus seperti Bisnis.com, PortalHR, Niriah, kini menjadi alternatif baru, tentu bagi pengiklan khusus. Namun, satu dua pemasang iklan kini sudah mulai melirik media baru: BLOG.
If you’re looking for a way to get Twitter alerts via SMS, email or instant message, then this is when TwitterAlerts comes in handy. It’s a service that notifies users whenever they receive a direct message, an @reply on Twitter, or a particular keyword that the user is interested in.
“Tinggalkan Penyakit Masyarakat. Hidup Sejahtera Lahir dan Batin”, begitu tertulis di sebuah papan peringatan tidak jauh dari pertigaan Jl. Kolonel Sugiono dan Jl. Sisingamangaraja, Yogyakarta. Lalu, apa kaitannya dengan peristiwa di dekatnya? Sebuah peristiwa kecil, kisah sehari-hari, bisa terjadi dimana saja.
Makam Pajimatan Imogiri terletak di Desa Pajimatan, Kalurahan Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Posisinya berjarak sekitar 17km arah tenggara Kota Yogyakarta. Makam seluas 10 hektar ini terletak di atas Bukit Merak setinggi 35-100 meter dari atas permukaan laut. Lokasi makam harus ditempuh menaiki jalan bertangga yang cukup tinggi, dengan jumlah sekitar 364 anak tangga. Read More »
“Kalau Anda adalah Facebookers, dan telah terjangkiti penyakit FACEBOOKAHOLIC, maka Anda harus mulai memikirkan dua langkah berikut: pertama, me-manage waktu memakai FB. Atau kedua, memutuskan keluar dari belenggu FB. Berikut ini adalah tips-tips untuk keluar dari ketergantungan FB …”
” Gudeg Bu Kusno atau juga dikenal gudeg Margoyudan terletak di Jalan Wolter Monginsidi depan GKJ Margoyudan. Bu Kasmorejo (Bu Kusno) – 65 tahun- berjualan gudeg sejak tahun 1970 bersama dengan karyawan yang masih kerabatnya. Gudeg ini terkenal karena menyajikan menu gudeg beserta dengan cakar (kaki bagian bawah) ayam dan memiliki waktu jualan yang tidak lazim (jam 01.30 sampai jam 7.00 pagi).”
Jika melihat warna buah Paprika yang begitu indah memikat, apa yang terlintas di benak Anda?
Hijau, kuning dan merah. Entah mengapa, asosiasi saya langsung tertuju ke warna-warna khas partai politik di Indonesia pada masa Orde Baru. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan warna hijaunya, Golongan Karya dengan kuning khasnya dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dengan merahnya. Entahlah, apakah saat itu warna buah Paprika memang menginspirasi warna partai politik kita atau tidak. Atau, mungkinkah Sang Penguasa begitu menggemari sedapnya masakan buah Paprika? Mungkinkah juga, jika ada Paprika berwarna biru, kemudian di jaman itu kemudian akan ada 4 partai – yang mana salah satunya dengan warna dasar biru? Read More »